Komunitas Kita

Membangun komunitas adalah salah satu kunci di mana kita bisa ikut berperan serta memberkati dan melayani anak-anak dengan sungguh-sungguh. Lewat komunitas kita bisa berbagi dan saling mendukung, mempersiapkan anak-anak memperoleh masa depan yang lebih baik. Sekedar mengingat kembali, dukungan Anda selama salah satu bagiannya kami kelolakan untuk membangun komunitas-komunitas ramah anak di sekolah ataupun kampung-kampung di mana anak-anak belajar atau tinggal.

Bersama elemen sekolah dan masyarakat kami belajar bersama membangun komunitas yang menyiapkan anak-anak belajar dan bertumbuh seutuhnya. Komunitas ini juga melibatkan para mahasiswa yang bersedia mengajar tiap minggu ke kampung-kampung. Selain mengajar, para mahasiswa itu juga belajar dari pengalaman ( dan dari anak-anak) untuk persiapan masa depan mereka sendiri.

Sejauh ini, pasang surut kita lalui dalam mengelola komunitas ini. Nama Sumbu Pakarti sekarang dipilih bersama untuk memberi identitas. Sumbu adalah poros, as, bisa juga penyala, penerang. Pakarti adalah kehidupan sumber penghidupan. Kita bersama belajar memaknai kehidupan dan saling mendukung membekali para generasi penerus bangsa agar siap menghadapi tantangan jaman. Tentu semua itu dilakukan dengan semangat kasih, keramahan, da ketulusan kepada anak-anak.  Berikut beberapa kegiatan kami selama tiga bulan belakangan di beberapa lokasi dampingan kami.

Mengenal Diri Lewat Peta Tubuh : Lokasi SD Bopkri Gunung Ijo Kulon Progo

Lewat aktifitas ini anak-anak diajak untuk mengenal siapa diri mereka dan keunikan diri. Pembelajaran ini selalu kami ulang terutama untuk anak-anak yang baru masuk sekolah atau mereka yang menginjak usia remaja. Aktifitasnya : anak-anak membuat cap bentuk tubuh mereka di atas kertas kemudian cap bentuk  tubuh itu di tandai pada bagian-bagian tertentu yang menunjukan kekhasan bentuk tubuh.  Dari sini dikembangkan diksusi siapa saya, siapa yang menciptakan saya, dan apa yang harus saya lakukan dengan berkat tubuh ini?

Kelompok Anak di Cilacap

Awal bulan Maret ini, kami berkunjung ke rumah salah seorang guru TeGAK (komunitas Guru dampingan kita juga) di Cilacap yang sudah lama mengelola kelompok belajar. Bu Tarmi namanya. Kelompok belajar Bu Tarmi ini memiliki kumpulan anak-anak dengan rentang usia yang cukup jauh dari belum sekolah sampai SMP.

Aktivitas mereka biasanya adalah belajar kelompok. Prosesnya dengan cara membentuk kelompok-kelompok kemudian saling berdiskusi materi atau tugas di sekolah. Sebelum memulai kelompok belajarnya, anak-anak biasanya akan melakukan aktivitas bersama seperti bermain puzzle atau membaca buku. Di rumah bu Tarmi ada beberapa buku bacaan untuk anak-anak, dan mereka sangat suka membaca. Begitu datang, mereka akan mengambil buku dan membaca. Ada juga yang mengambil puzzle dan bekerja sama dengan teman-teman utk menyusun puzzle. Menyenangkan sekali, bukan?

Selain ikut berpartisiapsi mengajar anak-anak, kunjungan ke Cilacap kali ini juga melihat proses pembuatan sale pisang dan minyak kelapa yang dikerjakan Bu Tarmi dan teman-teman agar secara mandiri mereka juga tetap bisa menjalankan komunitas anak ini—tunggu berita kami untuk hal ini !!!

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *